Kamis, 10 Oktober 2013

Cara Potong Kuku ala Rasul

Cara Potong Kuku ala Rasul

Mungkin di antara kita atau kebanyakan kita, ketika memotong kuku asal-asalan—mulai dari tangan kiri atau kanan, pokoknya tak beraturan. Padahal, walaupun ia dilihat hanya perkara kecil, namun kadang-kadang ia adalah perkara besar lho!

Dalam beberapa perkara hukum Islam, kuku tidak seharusnya diabaikan oleh umat Islam. Misalnya ketika seorang dalam keadaan ihram haji atau umrah didenda membayar dam karena memotong kukunya. Demikian juga kuku bisa menyebabkan tidak sah-nya wudhu atau mandi junub, jika air tidak atau terhalang sampai ke kuku.
Beberapa permasalahan lainnya, yang berhubungan dengan kuku dari segi hukum, hikmah memotong kuku, memanjangkan dan mewarnanya akan dibahas di sini. Yuk cekidot! ^__^

1. Hukum Dan Hikmah Memotong Kuku
Memotong kuku adalah amalan sunah. Sebagaimana disebutkan dalam hadis dari ‘Aisyah Radhiallahu ‘anha: “Sepuluh perkara yang termasuk fitrah (sunnah): memotong kumis, memelihara jenggot, bersiwak, memasukkan air ke hidung, memotong kuku, membasuh sendi-sendi, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu ari-ari, bersuci dengan air (beristinja), berkata Zakaria: “berkata Mus’ab: “Aku lupa yang kesepuluh kecuali berkumur.”

Sekali lagi ini adalah bentuk menghilangkan segala kotoran yang melekat di celah kuku, apalagi jika kuku dibiarkan panjang.

2. Cara Dan Benda Untuk Memotong Kuku

Menurut Imam an-Nawawi, sunah memotong kuku bermula jari tangan kanan keseluruhannya dan dimulai dari jari kelingking lalu sampai pada ibu jari, kemudian tangan kiri dari jari kelingking ke ibu jari.

Sementara alat untuk memotong kukunya dapat menggunakan gunting, pisau atau benda khas yang tidak menyebabkan mudharat pada kuku atau jari seperti alat pemotong kuku.

Setelah selesai memotong kuku, sebaiknya segera membasuh tangan dengan air. Ini karena jika seseorang itu menggaruk anggota badan, dikahawatirkan akan menyebabkan penyakit kusta.

Menurut kitab al-Fatawa al-Hindiyah dalam mazhab Hanafi bahawa makruh memotong kuku dengan menggunakan gigi karena juga akan menyebabkan penyakit kusta.

3. Waktu Memotong Kuku
Sebagaimana diriwayatkan daripada Anas bin Malik:
“Telah ditentukan waktu kepada kami memotong kumis, memotong kuku, mencabut bulu ketiak dan mencukur bulu ari-ari agar kami tidak membiarkannya lebih daripada empat puluh malam.”

“Adapun menurut Imam asy-Syafi’e dan ulama-ulama asy-Syafi’eyah, sunah memotong kuku itu sebelum mengerjakan sembahyang Juma’at, sebagaimana disunatkan mandi, bersiwak, memakai wewangian, berpakaian rapi sebelum pergi ke masjid untuk mengerjakan shalat Juma’at.” (Hadis riwayat Muslim)

4. Menanam Potongan Kuku
Sebagaimana disebutkan dalam kitab Fath al-Bari, bahawa Ibnu ‘Umar Radhiallahu ‘anhu menanam potongan kuku.

5. Memanjangkan Kuku Dan Mewarnainya ( Cutex)
Tabiat memanjangkan kuku dan membiarkannya tanpa dipotong adalah perbuatan yang bertentangan dengan sunnah Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihhi wasallam, karena beliau menggalakkan supaya memotong kuku. Jika dibiarkan kuku itu panjang, niscaya banyak perkara-perkara yang membabitkan hukum seperti wudhu, mandi wajib dan sebagainya.

Adapun dalam hal mewarnai kuku (cutex), perempuan yang bersuami adalah haram mewarnai kuku jika suaminya tidak mengizinkan. Sementara perempuan yang tidak bersuami pula, haram baginya mewarnai kuku. Demikian juga jika pewarna itu diperbuat dari benda najis karena akan menghalang daripada masuknya air saat berwudhu.
Sumber: http://www.annida-online.com/artikel-8270-cara-potong-kuku-a-la-rasul.html

Selasa, 01 Oktober 2013

Stt, Ada Janin Diperut Bocah Laki-laki 4 Tahun Dreamers Radio

DREAMERSRADIO.COM -
Peristiwa yang cukup mengejutkan terjadi lagi di China, kali peristiwa tak biasa ini datang dari dunia medis. Pasalnya baru-baru ini di Sichuan, China ditemukan janin dalam perut anak laki-laki yangn kini berusia 4 tahun.
Dilansir dari The Star, pada mulanya diketahui kalau balita laki-laki tersebut lahir dengan perut buncit. Namun dilaporkan oleh Kwong Yit Poh, ternyata di dalam perut bocah laki-laki tersebut terdapat janin yang tidak berkembang.
Keberadaan janin di dalam perut bocah yang namanya dirahasiakan itu diketahui setelah yang bersangkutan mengalami kesulitan bernapas. Setelah dilakukan pemeriksaan, bertapa terkejutnya dokter saat mendapati adanya janin di dalam perut balita tersebut.
Tindakan operasi untuk mengangkat janin tersebut langsung dilakukan dokter. Janin tersebut memiliki panjang 20 cm, memiliki tulang belakang dan tungkai, termasuk jari tangan dan kaki yang telah terbentuk. Tak hanya itu, organ dalam janin ini pun telah terbentuk.
Keberadaan janin itu menempati dua per tiga ruang perut anak laki-laki itu. Apa yang sebenarnya terjadi pada anak itu? Menurut dokter, itu adalah kasus langka yang disebut cryptodidymus atau kembar siam yang dialami sang ibu selama kehamilannya.
Dalam kasus tersebut, salah satu janin berukuran kecil dan kurang berkembang sehingga menjadi kembar parasit yang tersembunyi di dalam tubuh bayi yang lain. Saat ini anak tersebut dilaporkan berada dalam kondisi stabil.
Terkait kembar parasit, belum lama ini di Bandung ada bayi bernama Ginan Septian Nugraha yang mulanya diduga memiliki kembaran yang dempet di area tidak wajar. Pada bagian lidah dan rongga mulutnya menempel jaringan menyerupai tubuh manusia, terdiri dari tiga bagian menyerupai kaki serta memiliki dua kelamin. Ternyata bakal janin itu merupakan tumor.

sumber:http://id.she.yahoo.com/stt-ada-janin-diperut-bocah-laki-laki-4-095700845.html
 

Selasa, 26 Februari 2013

Anak Menangis Tanpa Air Mata, Normalkah?


Ghiboo.com - Menangis merupakan salah satu bentuk komunikasi anak kepada orang disekitarnya.

Namun, normalkah anak yang menangis dengan suara tangisan tetapi tidak mengeluarkan air mata?

Dr. Titis Prawitasari, Sp. A(K), bagian Ilmu Kesehatan Anak FKUI/RSCM Sub Spesialis Nutrisi dan Penyakit Metabolik menjelaskan bahwa kondisi ini mengindikasi adanya gejala kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi pada anak.

"Dehidrasi pada anak bisa terlihat dari berat badan. Setiap penurunan 1 kg berarti 1 liter cairan berkurang pada tubuh anak. Dan dibandingkan orang dewasa, anak-anak membutuhkan cairan tubuh lebih banyak," ungkap dr. Titis dalam acara yang digelar Pocari Sweat beberapa waktu lalu.

Menurut dr.Titis, untuk mengetahui anak mengalami dehidrasi sangat mudah. Tak hanya menyebabkan rasa haus, kekurangan cairan juga gampang dikenali dari fisik anak.

Jika anak kurang gizi, lanjut dr. Titis, terlihat badannya sangat kurus namun pada anak kurang cairan terlihat dari kelopak mata dan ubun-ubun kepala yang cekung, turgon turun (perut dicubit dan akan lama untuk kembali ke kondisi awal), nangis tanpa air mata, dan jarang buang air kecil.

"Perhatikan pula saat anak diberi minum untuk menghilangkan hausnya tetapi malah meminum sedikit air dan membuatnya lemas, ini menandakan bahwa anak sudah mengalami dehidrasi berat," tutup dr. Titis.

sumber: http://id.she.yahoo.com/anak-menangis-tanpa-air-mata-normalkah-015420872.html



Ghiboo.com - Menangis merupakan salah satu bentuk komunikasi anak kepada orang disekitarnya.

Namun, normalkah anak yang menangis dengan suara tangisan tetapi tidak mengeluarkan air mata?

Dr. Titis Prawitasari, Sp. A(K), bagian Ilmu Kesehatan Anak FKUI/RSCM Sub Spesialis Nutrisi dan Penyakit Metabolik menjelaskan bahwa kondisi ini mengindikasi adanya gejala kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi pada anak.

"Dehidrasi pada anak bisa terlihat dari berat badan. Setiap penurunan 1 kg berarti 1 liter cairan berkurang pada tubuh anak. Dan dibandingkan orang dewasa, anak-anak membutuhkan cairan tubuh lebih banyak," ungkap dr. Titis dalam acara yang digelar Pocari Sweat beberapa waktu lalu.

Menurut dr.Titis, untuk mengetahui anak mengalami dehidrasi sangat mudah. Tak hanya menyebabkan rasa haus, kekurangan cairan juga gampang dikenali dari fisik anak.

Jika anak kurang gizi, lanjut dr. Titis, terlihat badannya sangat kurus namun pada anak kurang cairan terlihat dari kelopak mata dan ubun-ubun kepala yang cekung, turgon turun (perut dicubit dan akan lama untuk kembali ke kondisi awal), nangis tanpa air mata, dan jarang buang air kecil.

"Perhatikan pula saat anak diberi minum untuk menghilangkan hausnya tetapi malah meminum sedikit air dan membuatnya lemas, ini menandakan bahwa anak sudah mengalami dehidrasi berat," tutup dr. Titis.

Air Kelapa Putihkan Kulit Anak? Ah Itu Hanya Mitos


Air Kelapa Putihkan Kulit Anak? Ah Itu Hanya Mitos

Dokter spesialis Kebidanan dan Kandungan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar dr Nasrudin AM SpOG mengatakan, sampai saat ini belum ada referensi yang menulis secara ilmiah bahwa air kelapa berpengaruh pada pigmentasi (warna kulit) pada bayi.
"Jadi menurut kami hal tersebut hanya merupakan mitos, namun banyak orang yang tersugesti dan mungkin saja secara kebetulan bisa terjadi," ujarnya.
Nasrudin mengatakan, secara ilmiah pigmentasi kulit janin dan secara umum postur serta gambaran fisik janin intra uterin akan terbentuk sesuai kode atau pesan yang di bawah dari faktor ibu dan ayahnya (secara genetik) dan selanjutnya setelah bayi lahir lingkungan turut berperan membentuk pigmentasi kulit anak
sumber: http://id.she.yahoo.com/air-kelapa-putihkan-kulit-anak-ah-itu-hanya-072845358.html


Selasa, 19 Februari 2013

CONTOH SURAT KUASA

contoh surat kuasa



SURAT KUASA
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama                :
TTL                  :
Asal institusi      :
Angkatan          :
Memberikan kuasa kepada:
Nama               : Dra. Hj. Langgasari Nasution, SKM,  M.M
Untuk mengambil STR (Surat Tanda Registrasi) saya di MTKP (Majelis Tenaga Kesehatan Provinsi)  Dinas Kesehatan Sumatra Utara. Jika terjadi segala sesuatu kemungkinan dikemudian hari maka akan ditanggung oleh pemberi kuasa dan tidak akan menuntut.
Demikian surat kuasa ini saya buat sebenar-benarnya tanpa unsur paksaan dari pihak manapun.


    Penerima Kuasa                                                                           Pemberi Kuasa

              (ttd)                                                                           materai       (ttd)

nama penerima  kuasa                                                                    nama pemberi kuasa
KLO MAU LBH BAE DARI INI G PA2, BUAT JA, TU LBH BAE!!!!!!.........BUAT MATERAINYA Y TEM...edit y tem biar tambah rapi


Rabu, 06 Februari 2013

Mengenal Histamin, Penyebab Alergi


Mengenal Histamin, Penyebab Alergi

  

Histamin adalah senyawa jenis amin yang terlibat dalam tanggapan imun lokal, selain itu senyawa ini juga berperan dalam pengaturan fungsi fisiologis di lambung dan sebagai neurotransmitter.
Sebagai tanggapan tubuh terhadap patogen, maka tubuh memproduksi histamin di dalam basofil dan sel mast, dengan adanya histamin maka terjadi peningkatan permeabilitas kapiler-kapiler terhadap sel darah putih dan protein lainnya. Hal ini akan mempermudah sel darah putih dalam memerangi infeksi di jaringan tersebut.
Histamin bekerja dengan cara berikatan dengan reseptor histamin di sel. Ada 4 jenis reseptor histamin yang telah diidentifikasi, yakni:
Reseptor Histamin H1
Reseptor ini ditemukan di jaringan otot, endotelium, dan sistem syaraf pusat. Bila histamin berikatan dengan reseptor ini, maka akan mengakibatkan vasodilasi, bronkokonstriksi, nyeri, gatal pada kulit. Reseptor ini adalah reseptor histamin yang paling bertanggungjawab terhadap gejala alergi.

Reseptor Histamin H2
Ditemukan di sel-sel parietal. Kinerjanya adalah meningkatkan sekresi asam lambung.

Reseptor Histamin H3
Bila aktif, maka akan menyebabkan penurunan penglepasan neurotransmitter, seperti histamin, asetilkolin, norepinefrin, dan serotonin.

Reseptor Histamin H4
Paling banyak terdapat di sel basofil dan sumsum tulang. Juga ditemukan di kelenjar timus, usus halus, limfa, dan usus besar. Perannya sampai saat ini belum banyak diketahui.
Beberapa fungsi pengaturan di dalam tubuh juga telah ditemukan berkaitan erat dengan kehadiran histamin. Histamin dilepaskan sebagai neurotransmitter. Aksi penghambatan reseptor histamin H1  (antihistamin H1) menyebabkan mengantuk. Selain itu ditemukan pula bahwa histamin juga dilepaskan oleh sel-sel mast di organ genital pada saat terjadi orgasme.
Pasien penderita schizophrenia ternyata memiliki kadar histamin yang rendah dalam darahnya. Hal ini mungkin disebabkan karena efek samping dari obat antipsikotik yang berefek samping merugikan bagi histamin, contohnya quetiapine. Ditemukan pula bahwa ketika kadar histamin kembali normal, maka kesehatan pasien penderita schizophrenia tersebut juga ikut membaik.

http://www.apoteker.info/Topik%20Khusus/histamin.htm


Penggunaan Antiemetik pada muntah akibat Gastroenteritis


Penggunaan Antiemetik pada muntah akibat Gastroenteritis

Gastroenteritis akut atau yang biasa dikenal dengan istilah muntaber merupakan salah satu penyebab utama muntah pada anak-anak terutama pada usia di bawah 3 tahun, serta merupakan penyebab umum masuknya anak dan remaja ke unit gawat darurat.
Muntah didefinisikan sebagai pengeluaran isi lambung secara paksa melalui mulut. Muntah terjadi akibat koordinasi kontraksi otot abdomen yang dibarengi dengan penurunan tekanan sfingter esofagus dan dilatasi atau pelebaran esofagus.
Dehidrasi adalah kondisi penurunan total cairan tubuh akibat berkurangnyag volume cairan baik intraselular maupun ekstraselular. Dehidrasi sendiri merupakan salah satu penyebab penting morbiditas pada anak dengan muntah (AAP 1996). Manifestasi klinis dehidrasi berkaitan cukup erat dengan hilangnya volume intravaskular yang mengarah pada komplikasi meliputi syok ireversibel, kejang-kejang, dan gagal ginjal. Kelaparan disebabkan oleh penurunan asupan kalori pada anak yang muntah dapat mengarah pada penghancuran lemak (yang mengakibatkan ketonemia atau menumpuknya keton sebagai produk akhir penghancuran lemak); sehingga akhirnya menimbulkan dehidrasi lebih lanjut.
Panduan terbaru
Panduan terapi untuk gastroenteritis saat ini meliputi pemberian oralit dan zink, tanpa pemberian antiemetik untuk mengatasi muntah yang terjadi saat gastroenteritis.
Kontroversi penggunaan Antiemetik untuk Gastroenteritis
¡ Sebagian besar antiemetik untuk anak-anak memiliki efek samping yang terlalu banyak dan tidak direkomendasikan untuk anak-anak. Efek samping metoclopramide, prochlorperazine, diphenhydramine berupa efek sedasi dan gejala-gejala ekstrapiramidal.
¡ Penelitian terhadap antiemetik selain ondansetron memiliki jumlah sampel yang kecil, kualitas metodologi yang rendah dan menghasilkan hasil yang inkonsisten. Meskipun demikian, dari hasil tinjauan sejumlah penelitian yang dilakukan oleh DeCamp dkk, dapat ditarik kesimpulan bahwa ondansetron boleh dianjurkan untuk dimasukkan dalam panduan terapi gastroenteritis pada anak; karena ondansetron terbukti menurunkan frekuensi muntah, kebutuhan pemberian cairan infus, dan kebutuhan perawatan di rumah sakit akibat gastroenteritis.
Ondansetron untuk gastroenteritis
- Mengapa ondansetron berbeda
¡ Walaupun mekanisme terjadinya muntah kompleks dan belum sepenuhnya dipahami, bukti menunjukkan bahwa salah satu mekanisme yang melepaskan serotonin di lambung dan usus yang memicu respon muntah.
¡ Ondansetron merupakan antagonis reseptor 5HT3 tanpa ada aktivitas antagonis dopamine sehingga tidak menimbulkan gejala ekstrapiramidal.
¡ Terbukti aman untuk anak-anak di atas 1 bulan. (approval FDA untuk digunakan pada anak mulai usia 1 bulan)
¡ Mudah untuk digunakan (injeksi, tablet, sirup).
Apakah Ondansetron merupakan antiemetik yang tepat untuk anak dengan gastroenteritis?
- Dukungan Literatur
o Berdasarkan hasil studi meta-analisis dari DeCamp, pemberian ondansetron dapat menurunkan risiko muntah berkepanjangan sampai dengan 55%, menurunkan kebutuhan cairan infus sampai dengan 59%, dan menurunkan kebutuhan rawat inap di rumah sakit sampai dengan 48%. (1)
- Dosis penggunaan
Dosis ondansetron yang digunakan untuk menangani kasus mual dan muntah pada gastroenteritis adalah 0,15 mg/kg BB (2) yang diberikan tiga kali sehari. Atau bisa menggunakan dosis berdasarkan rentang berat badan sebagai berikut:
Anak dengan berat badan 8 – 15 kg : 2 mg
Anak dengan berat badan 15 – 30 kg : 4 mg
Anak dengan berat badan di atas 30 kg : 8 mg
- Tinjauan harga
Sebelumnya ondansetron telah terbukti dapat meningkatkan keberhasilan rehidrasi oral. Berdasarkan analisis farmakoekonomis dari Freedman dkk (2010), pemakaian ondansetron untuk terapi gastroenteritis dapat menurunkan biaya terapi keseluruhan per tahun sampai dengan USD 65.6 juta di Amerika Serikat dan CDN 1.72 juta di Kanada. Artinya ondansetron dapat membantu menghemat biaya terapi total yang harus dikeluarkan untuk kasus gastroenteritis. Meskipun demikian masih diperlukan penelitian serupa di Indonesia, karena adanya perbedaan biaya pengobatan antara Indonesia dengan Amerika Serikat dan Kanada.
Kesimpulan
Keputusan penggunaan antiemetik diserahkan kepada dokter yang menangani pasien. Panduan terapi gastroenteritis belum memasukkan pemberian antiemetik sebagai standar terapi. Mengacu pada penelitian terbaru, ondansetron merupakan satu-satunya antiemetik yang memiliki dasar ilmiah yang memadai. Pada kasus muntah dengan risiko dehidrasi yang relatif ringan, maka pemberian antiemetik atau ondansetron tidak diperlukan. Tetapi jika pemberian rehidrasi secara oral tidak memungkinkan, serta risiko dehidrasi lebih tinggi, maka pemberian ondansetron dapat dipertimbangkan.
DAFTAR ISTILAH
Meta-analisis: metode statistik yang menganalisis kombinasi hasil dari beberapa studi penelitian yang berkaitan dengan hipotesis atau teori yang ingin diselidiki dalam penelitian.


Referensi
1. DeCamp LR et al. Use of Antiemetic Agents in Acute Gastroenteritis: A Systematic Review and Meta-analysis. Arch Pediatr Adolesc Med 2008; 162(9): 858-865
2. Freedman SB et al. Oral Ondansetron for Gastroenteritis in a Pediatric Emergency Department. N Engl J Med 2006; 354: 1698-705.
3. Freedman SB et al. Oral Ondansetron Administration in Emergency Departments to Children with Gastroenteritis: An Economic Analysis. PLoS Medicine 2010; 7 (10) (published online on October 1, 2010, doi:10.1371/journal.pmed.1000350).


http://tumbuhsehat.com/index.php?option=com_content&view=article&id=115&Itemid=77





DEXAMETHASON


Dexamethasone

22.47
Komposisi :
Tiap tablet dexamethasone  mengandung:
deksametason
deksametason
..................................
..................................
  0,5 mg
0,75 mg
Tiap ml injeksi Deksamethasone Harsen mengandung
Deksametason Natrium Fosfat ..................................  5 mg
Uraian dan Penggunaan:
Deksamethasone adalah obat anti inflamasi dan anti alergi yang sangat kuat. Sebagai perbandingan  Deksamethasone 0,75 mg setara dengan obat sbb : 25 mg cortisone, 25 mg hydrocortisone, 5 mg prednisone, 5 mg prednisolone.
Deksamethasone Harsen praktis tidak mempunyai aktivitas mineral corticoid dari Cortisone dan Hydrocortisone, sehingga pengobatan untuk kekurangan adrenocortical tidak berguna. 

Obat ini digunakan sebagai glucocorticoid khususnya; untuk anti inflamasi, pengobatan rheumatik arthritis dan penyakit collagen lainnya, alergi dermatitis dll. penyakit kulit, penyakit inflamasi pada masa dan kondisi lain dimana terapi glucocorticoid berguna lebih menguntungkan sebagai penyakit leukemia tertentu dan lymphomas dan inflamasi pada jaringan lunak dan anemia hemolytica.

Kontra Indikasi 
  • Dexamethasone Harsen tidak boleh diberikan pada penderita herpes simplex pada mata; tuberkulose aktif, peptic ulcer aktif atau psikosis kecuali dapat menguntungkan penderita.
  • jangan diberikan pada wanita hamil karena akan terjadi hypoadrenalism pada bayi yang dikandungnya atau diberikan dengan dosis yang serendah-rendahnya.
Efek Samping
  • Pengobatan yang berkepanjangan dapat mengakibatkan efek katabolik steroid seperti kehabisan protein, osteoporosis dan penghambatan pertumbuhan anak.
  • Penimbunan garam, air dan kehilangan potassium  jarang terjadi bila dibandingkan dengan beberapa glucocorticoid lainnya.
  • Penambahan nafsu makan dan berat badan lebbih sering terjadi.
Dosis :
Dewasa :
Oral           :

Parenteral  :


Anak2       :

0,5 mg - 10 mg per  hari
(rata2 1,5 mg - 3 mg per hari).
5 mg - 40 mg per hari.
untuk keadaan yang darurat diberikan intra vena atau intra muskular.
Dosis i.m. diberikantiap 6 jam untuk mendapatkan efek yang maksimum.
0,08 mg - 0,3 mg/kg berat badan/hari dibagi dalam 3 atau 4 dosis.


Interaksi Obat :
  • Insulin, hipoglikemik oral : menurunkan efek hipoglikemik
  • Phenythoin, phenobarbital, efedrin : meningkatkan clearance metabolik dari deksametason; menurunkan kadar steroid dalam darah dan aktifitas fisiologis.
  • Antikoagulansia oral : meningkatkan atau menurunkan waktu protrombin.
  • Diuretik yang mendepresi kalium : meningkatkan resiko hipokalemia.
  • Glikosida kardiak: meningkatkan reesiko aritmia atau toksisitas digitalis sekunder terhadap hipokalemia.
  • Antigen untuk tes kulit : menurunkan reaksivitas.
  • Imunisasi : menurunkan respon antibodi.
Perhatian :
  • Kekurangan adrenocortical sekunder yang disebabkan oleh pengobatan dapat dikurangi dengan mengurangi dosis secara bertahap.
  • Ada penambahan efek Corticosteroid pada penderita dengan hypothyroidism dan cirrhosis.


Read more:http://ahli-farmasi.blogspot.com/2012/01/dexamethasone.html#ixzz2K6khGe2S


ASAM TRANEKSAMAT


Traneksamat

Deskripsi
- Nama & Struktur Kimia:Trans-4-(aminomethyl)cyclohexanecarboxylic acid. C7H15NO2
- Sifat Fisikokimia:Serbuk kristal berwarna putih. Larut baik dalam air dan dalam asam asetat glasial.
- Keterangan:Larutan 5% dalam air mempunyai pH : 7.0 - 8.0
Golongan/Kelas Terapi
Obat Yang mempengaruhi darah
Nama Dagang
- Clonex- Ditranex- Intermic- Klanex
- Lunex- Pytramic- Ronex- Theranex
- Tranexid- Transamin- Tranxa- Asamnex
Indikasi
Asam traneksamat adalah obat antifibrinolitik yang menghambat pemutusan benang fibrin. Asam traneksamat digunakan untuk profilaksis dan pengobatan pendarahan yang disebabkan fibrinolisis yang berlebihan dan angiodema hereditas.
Dosis, Cara Pemberian dan Lama Pemberian
Dosis oral : 1-1.5 gram (atau 15-25 mg/kg) 2 sampai 4 kali sehari.
Dosis injeksi intravena perlahan : 0.5 -1 g (atau 10 mg/kg) 3 kali sehari.
Dosis infus kontinyu : 25-50 mg/kg setiap hari.
Dosis anak : 25 kg/mg melalui oral atau 10 mg/kg melalui intra vena setiap 2 atau 3 kali sehari.
Farmakologi
Asam traneksamat diabsorbsi dari saluran cerna dengan konsentrasi plasma puncak tercapai setelah 3 jam. Bioavailabilitasnya sekitar 30-50%, didistribusikan hampir ke seluruh permukaan tubuh dan mempunyai ikatan protein yang lemah. Berdifusi ke plasenta dan air susu. Waktu paruh eliminasi adalah 3 jam, diekskresikan dalam urin sebagai obat tidak berubah.
Stabilitas Penyimpanan
Disimpan ditempat yang sejuk
Kontraindikasi
Pasien tromboembolik.
Efek Samping
Mual, muntah, diare, pusing dan rash.
Interaksi

- Dengan Obat Lain : 
Obat yang berfungsi untuk menjaga hemostasis tidak diberikan bersamaan dengan obat antifibrinolitik. Pembentukan trombus akan meningkat dengan adanya oestrogen, atau mekanisme antifibrinolitk diantagonis oleh senyawa trombolisis.

- Dengan Makanan :  -

Pengaruh

- Terhadap Kehamilan : 
Faktor resiko : B

- Terhadap Ibu Menyusui : -

- Terhadap Anak-anak : -

- Terhadap Hasil Laboratorium : -

Parameter Monitoring
-
Bentuk Sediaan
Kapsul 250 mg, Tablet 500 mg, Injeksi 50 mg/ml
Peringatan
Kurangi dosis pada gangguan ginjal pada pengobatan jangka panjang secara teratur lakukan pemeriksaan mata regular dan uji fungsi hati.
Kasus Temuan Dalam Keadaan Khusus
-
Informasi Pasien
-
Mekanisme Aksi
Asam traneksamat bekerja dengan cara memblok ikatan plasminogen dan plasmin terhadap fibrin ; inhibisi terhadap plasmin ini sangat terbatas pada tingkat tertentu.
Monitoring Penggunaan Obat
-
Daftar Pustaka
Martindale, 34th edition, 2005
MIMS 2006/2007

SUMBER: 
http://dinkes.tasikmalayakota.go.id/index.php/informasi-obat/392-traneksamat.html



SISTEM SARAF TEPI

Sistem Saraf TepiBiologi Kelas 2 > Sistem Saraf
86
Sistem saraf tepi terdiri dari sistem saraf sadai dan sistem saraf tak sadar (sistem saraf otonom). Sistem saraf sadar mengontrol aktivitas yang kerjanya diatur oleh otak, sedangkan saraf otonom mengontrol aktivitas yang tidak dapat diatur otak antara lain denyut jantung, gerak saluran pencernaan, dan sekresi keringat.
Gbr. Saraf tepi dan aktivitas-aktivitas yang dikendalikannya
1. Sistem Saraf Sadar
Sistem saraf sadar disusun oleh saraf otak (saraf kranial), yaitu saraf-saraf yang keluar dari otak, dan saraf sumsum tulang belakang, yaitu saraf-saraf yang keluar dari sumsum tulang belakang.
Saraf otak ada 12 pasang yang terdiri dari:
  1. Tiga pasang saraf sensori, yaitu saraf nomor 1, 2, dan 8
  2. lima pasang saraf motor, yaitu saraf nomor 3, 4, 6, 11, dan 12
  3. empat pasang saraf gabungan sensori dan motor, yaitu saraf nomor 5, 7, 9, dan 10.

Gambar 2
Otak dilihat dari bawah menunjukkan saraf kranial
Saraf otak dikhususkan untuk daerah kepala dan leher, kecuali nervus vagus yang melewati leher ke bawah sampai daerah toraks dan rongga perut. Nervus vagus membentuk bagian saraf otonom. Oleh karena daerah jangkauannya sangat luas maka nervus vagus disebut saraf pengembara dan sekaligus merupakan saraf otak yang paling penting.
Saraf sumsum tulang belakang berjumlah 31 pasang saraf gabungan. Berdasarkan asalnya, saraf sumsum tulang belakang dibedakan atas 8 pasang saraf leher, 12 pasang saraf punggung, 5 pasang saraf pinggang, 5 pasang saraf pinggul, dan satu pasang saraf ekor.
Beberapa urat saraf bersatu membentuk jaringan urat saraf yang disebut pleksus. Ada 3 buah pleksus yaitu sebagai berikut.
a. Pleksus cervicalis merupakan gabungan urat saraf leher yang mempengaruhi bagian leher, bahu, dan diafragma.b.Pleksus brachialis mempengaruhi bagian tangan. 
c. Pleksus Jumbo sakralis 
yang mempengaruhi bagian pinggul dan kaki.

2. Saraf Otonom
Sistem saraf otonom disusun oleh serabut saraf yang berasal dari otak maupun dari sumsum tulang belakang dan menuju organ yang bersangkutan. Dalam sistem ini terdapat beberapa jalur dan masing-masing jalur membentuk sinapsis yang kompleks dan juga membentuk ganglion. Urat saraf yang terdapat pada pangkal ganglion disebut urat saraf pra ganglion dan yang berada pada ujung ganglion disebut urat saraf post ganglion.
Sistem saraf otonom dapat dibagi atas sistem saraf simpatik dan sistem saraf parasimpatik. Perbedaan struktur antara saraf simpatik dan parasimpatik terletak pada posisi ganglion. Saraf simpatik mempunyai ganglion yang terletak di sepanjang tulang belakang menempel pada sumsum tulang belakang sehingga mempunyai urat pra ganglion pendek,sedangkan saraf parasimpatik mempunyai urat pra ganglion yangpanjang karena ganglion menempel pada organ yang dibantu.
Fungsi sistem saraf simpatik dan parasimpatik selalu berlawanan (antagonis). Sistem saraf parasimpatik terdiri dari keseluruhan "nervus vagus" bersama cabang-cabangnya ditambah dengan beberapa saraf otak lain dan saraf sumsum sambung.
Tabel Fungsi Saraf Otonom
Parasimpatik
Simpatik
  • mengecilkan pupil
  • menstimulasi aliran ludah
  • memperlambat denyut jantung
  • membesarkan bronkus
  • menstimulasi sekresi kelenjar pencernaan
  • mengerutkan kantung kemih
  • memperbesar pupil
  • menghambat aliran ludah
  • mempercepat denyut jantung
  • mengecilkan bronkus
  • menghambat sekresi kelenjar pencernaan
  • menghambat kontraksi kandung kemih
http://bebas.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/Biologi/0086%20Bio%202-9e.htm